Razia Rokok di Angkot


Sticker dilarang merokok di pintu angkot

Sticker dilarang merokok di pintu angkot

Bisa dibayangkan jika angkot dengan penumpang yang sesak dan panas tiba-tiba ada seorang penumpang asyik mengeluarkan kepul asap dari mulutnya dan biasanya tidak menghiraukan jika didalam angkot tersebut ada yang membawa balita atau ada penumpang yang sedang terbatuk-batuk, celakanya lagi jika hujan turun, jendela-jendela angkot terpaksa ditutup sehingga tidak ada ventilasi, tau-tau ada yang menghisap rokok dan menebar asapnya didalam angkot, sudah pasti udara yang ada didalam angkot dipenuhi racun nikotin dan semua penumpang dipastikan ikut kebagian menghisap asap rokok.

Penumpang ini termasuk kedalam penumpang yang tidak berperikemanusiaan dan telah melanggar hak azasi orang lain untuk menghirup udara bebas, jadi sudah seharusnya dikenakan sanksi bagi penumpang yang seenaknya merokok didalam angkot.

Seperti diberitakan Media Indonesia bahwa Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, melakukan razia Kawasan Tanpa Rokok (KTR), pada hari Selasa (30/11) dengan memberikan sanksi tindak pidana ringan bagi perokok yang terjaring tengah merokok di lokasi KTR. Razia yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Bogor, berlangsung di Jalan Oto Iskandar Dinata depan SD Negeri 10 Bangka, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur.

Razia dipimpin langsung Kasi Operasional Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informatika Kota Bogor, Mulyadi yang langsung mengkoordinir 38 anggota satgas KTR. Menurut Erni Yuniarti, Staf Promosi Kesehatan Dinkes Kota Bogor, razia akan berlangsung di empat titik di Kecamatan Bogor Timur. “Sasaran kita masih sama yakni penumpang dan supir angkutan umum,” katanya di sela-sela kegiatan.

Erni mengatakan Satgas KTR melibatkan Satpol PP, Dihubkominfo, PPNS Dinkes, Polsek Bogor Timur, Koramil, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri. “Satgas akan berkeliling menjaring perokok yang kedapatan merokok di dalam angkot, mereka akan disidang langsung dan diberikan sanksi sesuai Perda,” kata Erny.

Erny menyebutkan, razia digelar dalam rangka penegakan Perda nomor 12/2009 tentang KTR di Kota Bogor. Wahyudin supir angkot 08 jurusan Ramayana-Warung Jambu, terlihat pasrah digiring Edo Rahmat petugas Dishubkominfo ketika kedapatan merokok dalam angkot miliknya.

Erny menyebutkan, setiap perokok yang terjaring akan di kenai sanski maksimal Rp1 juta per orang.”Tapi, semua keputusan kita serahkan kepada majelis hakim,” katanya.

Sebelumnya pada Oktober Pemkot Bogor juga menggelar aksi yang sama di Kecamatan Bogor Tengah, dan berhasil menjaring 26 orang perokok, masing-masing dikenai sanksi denda oleh majelis hakim sebesar Rp15.000 dengan pertimbangan masih banyak yang belum mengetahui aturan KTR.

Mudah-mudahan razia seperti ini bisa berlanjut dan berkesinambungan dan memberikan efek jera bagi Perokok-perokok nakal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: